Festival musik dan fashion tahunan, yang telah menjadi ikon budaya di Batam, kembali hadir untuk ke-7 kalinya pada tahun 2025. Mengusung tema “The Strait Inspiration”, acara ini menjanjikan pengalaman unik yang merayakan warisan Peranakan—identitas yang penuh warna dari percampuran budaya Timur dan Nusantara.
Festival ini bukan hanya sekadar ajang hiburan, melainkan sebuah perpaduan heritage dan modernitas. Budaya Peranakan terkenal dengan kekayaan detail ornamen, kuliner menggugah selera, hingga busana kebaya encim yang diwariskan dari generasi ke generasi. Tahun ini, festival akan membawa berbagai unsur tersebut ke dalam panggung modern, menghadirkan selebrasi yang menghubungkan sejarah, musik, dan fashion dalam satu narasi yang harmonis.
Menyelami Tema “The Strait Inspiration”
Tema “The Strait Inspiration” mencerminkan semangat keterhubungan yang telah ada selama berabad-abad di jalur perdagangan Selat Malaka. Festival ini bertujuan untuk menghadirkan esensi tersebut—bahwa musik, fashion, dan budaya dapat berfungsi sebagai jembatan antara masa lalu, kini, dan masa depan. Dalam konteks ini, banyak yang mempertanyakan bagaimana relevansi tema ini dalam kehidupan keseharian masyarakat saat ini. Apakah banyak yang masih mengenal dan memahami warisan budaya yang ada, ataukah perlahan-lahan tergerus oleh modernitas?
Data menunjukkan bahwa minat terhadap budaya lokal di kalangan generasi muda semakin meningkat. Sejumlah survei menyebutkan bahwa banyak orang tua yang sengaja mengenalkan budaya Peranakan kepada anak-anaknya melalui berbagai cara, mulai dari pendidikan formal hingga partisipasi dalam acara-acara seperti festival ini. Keterlibatan masyarakat dalam festival dapat memperkuat rasa kebersamaan dan kebanggaan akan identitas budaya yang khas.
Kehadiran Artis dan Desainer Ternama
Selanjutnya, festival ini juga menampilkan sederet artis dan musisi lintas negara. Tahun ini, salah satu penampilan yang sangat ditunggu-tunggu adalah dari diva legendaris, yang dikenal luas di kancah musik Indonesia. Selain itu, berbagai performer lainnya akan memikat hati penonton, menciptakan suasana yang mendebarkan dan tak terlupakan.
Tidak hanya itu, festival ini juga menghadirkan karya fashion dari desainer ternama, yang ditantang untuk berinovasi dengan menggabungkan elemen tradisional dan modern dalam setiap karyanya. Kolaborasi dengan komunitas lokal seperti Dewan Kerajinan Nasional Daerah dan sekolah-sekolah setempat menunjukkan kepedulian terhadap pengembangan kreativitas dalam industri fashion di daerah tersebut.
Acara ini dijadwalkan berlangsung di Wyndham Panbil Batam pada 7–8 November 2025. Para pengunjung akan merasakan suasana intimate namun eksklusif, di mana mereka tidak hanya bisa menikmati pertunjukan musik dan fashion, tetapi juga menjelajahi keindahan warisan budaya Peranakan yang dikemas dengan cara yang modern. Ini adalah kesempatan yang baik bagi semua untuk meresapi dan memahami lebih dalam mengenai kekayaan budaya yang ada di Indonesia.
Dalam hal ini, panitia festival melihat peluang besar untuk menarik perhatian wisatawan dan menunjukkan potensi Batam sebagai tujuan budaya internasional. Tiket untuk acara ini sudah tersedia untuk pembelian online, dan dengan antusiasme yang tinggi dari masyarakat, diharapkan akan segera habis terjual.
Melihat perkembangan festival ini selama tujuh tahun terakhir, jelas bahwa Bajafash telah menjadi ruang kreatif yang menggabungkan musik jazz kelas dunia dengan fashion. Festival ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga memberikan kontribusi lebih besar dalam mengangkat Batam ke peta budaya internasional.






