Ajang olahraga bergengsi bertajuk Bintan Triathlon 2025 telah sukses diselenggarakan pada 3 hingga 5 Oktober 2025 di kawasan Lagoi Bay, Bintan Resorts. Event ini menghadirkan sport tourism internasional dengan jumlah peserta yang mencolok: 652 atlet dari 30 negara, dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Dengan dominasi peserta lokal mencapai 51 persen, jelas terlihat bahwa wacana olahraga ini telah merangkul perhatian publik. Sementara 49 persen peserta berasal dari negara-negara seperti Singapura, Prancis, Jepang, Inggris, dan Malaysia. “Tahun lalu, hanya sekitar 300 peserta dari 14 negara. Sekarang, angkanya melesat dua kali lipat,” ungkap Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bintan, Arief Sumarsono.
Kenaikan Peserta dan Dampak Ekonomi
Event ini bukan hanya sekadar kompetisi; ia juga berperan penting dalam revitalisasi ekonomi lokal. Kepadatan pengunjung membuat okupan hotel di kawasan Bintan Resorts mendekati angka 100 persen. Restoran dan usaha kecil di sekitar turut merasakan dampak positif; pelanggan berdatangan untuk menikmati kuliner lokal sembari menyaksikan acara. Kejadian ini menunjukkan adanya hubungan timbal balik yang saling menguntungkan antara olahraga dan pariwisata.
“Banyak peserta yang membawa keluarga dan memanfaatkan liburan sekolah di Singapura. Mereka tidak hanya berpartisipasi dalam lomba, tetapi juga mengeksplorasi keindahan Bintan,” tambah Arief. Tak dapat dipungkiri bahwa event ini telah berhasil menghubungkan pengalaman atletik dengan pesona alam.
Strategi Meningkatkan Popularitas Bintan Triathlon
Bupati Bintan, Roby Kurniawan, menekankan pentingnya Bintan Triathlon sebagai ikon sport tourism tahunan yang berfungsi untuk mempromosikan pariwisata daerah. “Kami berharap event ini terus berlanjut dan berkembang lebih besar lagi. Ini saatnya membangkitkan pariwisata Bintan menjelang pascapandemi,” katanya dalam sambutannya.
Pengalaman peserta bukan hanya berasal dari tingkat profesional, beberapa figur publik juga turut berpartisipasi, seperti penyanyi Marcell Siahaan, yang mencoba ajang triathlon untuk pertama kalinya. Dengan beragam cabang lomba — renang, bersepeda, dan lari — suasana kompetisi menjadi semakin menarik dan bervariasi. Menghadiri event semacam ini tidak hanya memberikan pengalaman berharga bagi para peserta, tetapi juga menarik perhatian generasi muda, sebuah generasi yang diharapkan terus melanjutkan tradisi sport tourism di Indonesia.






