• Home
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
No Result
View All Result
  • Login
Bicara Publik
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Metro
  • Kepri
  • Olahraga
Bicara Publik
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Metro
  • Kepri
  • Olahraga
No Result
View All Result
Bicara Publik
No Result
View All Result
Home Kepri

Transportasi Sulit, Jarak Tempuh dan Biaya Tinggi Menuju Desa Terluar di Lingga

Transportasi Sulit, Jarak Tempuh dan Biaya Tinggi Menuju Desa Terluar di Lingga
Desa Pekajang, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (21/6). F. Rajab

Akses ke wilayah-wilayah terluar di Kabupaten Lingga menyimpan tantangan tersendiri. Salah satunya adalah Desa Pekajang, yang terletak di Kecamatan Lingga, serta Pulau Berhala di Kecamatan Singkep Selatan. Jarak yang jauh dan biaya perjalanan yang tinggi menjadi dua faktor utama yang menghambat mobilitas warga.

Pernahkah Anda membayangkan seberapa sulitnya mencapai lokasi-lokasi terpencil ini? Berjalan melalui laut selama berjam-jam dengan biaya yang tidak sedikit menjadi kenyataan sehari-hari bagi penduduk setempat. Untuk sampai ke Desa Pekajang, dibutuhkan waktu sekitar 8 hingga 9 jam dengan kapal tol laut yang hanya beroperasi dua kali sebulan. Dengan tarif yang terjangkau sebesar Rp25.000 hingga Rp30.000 sekali jalan, perjalanan ini tetap memerlukan rencana matang.

Kendala Transportasi di Desa Pekajang

Meski kapal tol laut menjadi pilihan utama, banyak warga setempat yang memilih opsi lain guna memenuhi kebutuhan perjalanan yang mendesak. Salah seorang warga Pekajang mengungkapkan bahwa jika ingin bepergian di luar jadwal tol laut, mereka terpaksa menyewa kapal. “Kalau charter, biayanya bisa tembus Rp4 juta sampai Rp5 juta sekali jalan,” ungkap Rajab, seorang penduduk setempat. Angka ini mencerminkan betapa mahalnya biaya transportasi di daerah terpencil seperti ini.

Dalam situasi ini, sebenarnya ada potensi untuk meningkatkan layanan transportasi laut. Peningkatan frekuensi perjalanan dan pengembangan infrastruktur pelabuhan dapat menawarkan akses yang lebih baik bagi masyarakat, sehingga mereka tidak terisolasi. Dengan dukungan pemerintah dan kerjasama sektor swasta, serta kesadaran dari masyarakat akan pentingnya konektivitas, aksesibilitas di kawasan ini akan lebih baik di masa depan.

Keberagaman Jalur Menuju Pulau Berhala

Sementara itu, di Pulau Berhala yang berada di Kelurahan Berlian, perjalanan ke pulau ini juga tidak kalah menantang. Warga di sana memanfaatkan boat carteran untuk mencapai pelabuhan terdekat. Majid, seorang penduduk Berhala, menjelaskan bahwa ada dua jalur utama yang dapat ditempuh. Pertama, dari Pelabuhan Dabo dengan estimasi biaya pulang-pergi antara Rp1,5 juta sampai Rp2 juta. Kedua, dari jeti PT Pasir di Desa Marok Kecil, dengan ongkos yang lebih hemat, yakni sekitar Rp1 juta sekali pergi pulang dan waktu tempuh hanya dua jam.

Kebanyakan warga lebih memilih jalur melalui Marok Kecil. Pilihan ini disebabkan oleh kedekatan dan efisiensi biaya yang ditawarkan. Selain carteran, warga juga sering menumpang pada kapal-kapal yang kebetulan berlayar ke Berhala. “Kadang-kadang ada pemilik toko kelontong berbelanja di Dabo, jadi mereka ikut numpang, sekedar ngasih uang rokok,” jelas Majid.

Penting untuk menciptakan kerjasama antara penduduk setempat dan penyedia jasa transportasi. Masyarakat harus memiliki akses yang memadai, sehingga mereka dapat beraktivitas dengan lebih efisien. Pengembangan jalur transportasi alternatif dan penyediaan lebih banyak opsi transportasi publik akan sangat membantu mewujudkan hal ini.

Di tengah tantangan yang dihadapi warga, isu hukum terkait klaim wilayah juga muncul ke permukaan. Provinsi Bangka Belitung dan Provinsi Jambi dilaporkan memiliki kepentingan terhadap Desa Pekajang dan Pulau Berhala. Meskipun demikian, warga tetap berpegang pada keyakinan bahwa daerah mereka merupakan bagian dari Provinsi Kepulauan Riau.

Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun menghadapi berbagai tantangan, masyarakat di kedua lokasi ini tetap berusaha untuk menjaga identitas dan aksesibilitas mereka. Mereka menginginkan agar perhatian dari pemerintah lebih terfokus pada pengembangan daerah tersebut, mengingat potensi yang dimiliki.

Menjaga konektivitas dan identitas wilayah merupakan hal yang penting bagi pembangunan daerah. Jika infrastruktur dan layanan transportasi diperbaiki, warga tidak hanya akan merasakan manfaat dari segi ekonomi tetapi juga dari aspek sosial dan budaya. Untuk itu, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor privat menjadi kunci utama.

Previous Post

Rashford Dukung Lamine Yamal Menang Ballon d’Or 2025

Next Post

Pendaftaran SPMB SMP Jalur Domisili Batam Dibuka Hari Ini Sesuai Alamat di KK

Rekomendasi

Wamenag Minta Tidak Ada Sweeping di Rumah Makan Selama Ramadan

Wamenag Minta Tidak Ada Sweeping di Rumah Makan Selama Ramadan

Serial Agent 0812 Tayang Spesial Ramadan 2026 di MAXStream TV

Serial Agent 0812 Tayang Spesial Ramadan 2026 di MAXStream TV

Paket Menginap 24 Jam Termasuk Iftar Ramadan 2026 di Barelang Batam

Paket Menginap 24 Jam Termasuk Iftar Ramadan 2026 di Barelang Batam

Kemenag Lingga Siapkan Rukyatul Hilal untuk Penetapan 1 Ramadhan

Kemenag Lingga Siapkan Rukyatul Hilal untuk Penetapan 1 Ramadhan

Paul Scholes Sebut Mohamed Salah Pemain Terburuk di Antara Yang Terbaik dan Alasannya

Liga Inggris Terapkan Istirahat Ramadan 2026

AHY Rayakan Imlek di Batam, Tekankan Pentingnya Infrastruktur dan Ekonomi Berkeadilan

AHY Rayakan Imlek di Batam, Tekankan Pentingnya Infrastruktur dan Ekonomi Berkeadilan

Jaringan Media

  • lensautama.id
  • wartafakta.id
  • kabarsuara.id
  • beritacepat.id
  • posbenua.id
  • metrosuara.id
  • lineberita.id
  • radarharian.id
  • tempoaktual.id
  • fokusnasional.id
  • pantauindonesia.id
  • sekilasnews.id
  • fokustempo.id
  • mediapos.id
  • bangsanews.id
  • terasfakta.id
  • indofakta.id
  • indotempo.id
  • arahberita.id
  • rincilokal.id
  • lacakberita.id
  • cuplikdata.id
  • siarandaerah.id
  • nalarberita.id
  • narasiutama.id
  • pusatkabar.id
  • pantaupublik.id
  • teropongpublik.id
  • portalkabar.id
  • kilaswarta.id
  • cahayaberita.id
  • rekamfakta.id
  • pijarberita.id
  • detilberita.id
  • indokritis.id
  • citraberita.id
  • perskita.id
  • nusainfo.id
  • lintasbangsa.id
  • laporanmetro.id
  • lensapublik.id
  • citraharian.id
  • zonaliputan.id
  • liputanmetro.id
  • indoheadline.id
  • arahkabar.id
  • zonajurnalis.id
  • infobangsa.id
  • logikaberita.id
  • mediasiaran.id
  • rakyatupdate.id
  • infoheadline.id
  • beritakritis.id
  • suarawan.id
  • jurnalita.id
  • layardunia.id
  • fokuspagi.id
  • indonesiacek.id
  • saluranrakyat.id
  • livemetro.id
  • setarainfo.id
  • rakyatinfo.id
  • detaklokal.id
  • harianlokal.id
  • metromerdeka.id
  • opiniglobal.id
  • ulasutama.id
  • potretpublik.id
  • pantaukabar.id
  • infonyata.id
  • kupasin.id
  • lipututama.id
  • riliskini.id
  • layarkabar.id
  • rekamperistiwa.id
  • tapkabar.id
  • pintukabar.id
  • intipfakta.id
  • laporterbaru.id
  • serbuanews.id
  • detakmedia.id
  • realitaterkini.id
  • petaberita.id
  • intikabar.id
  • mediaagenda.id
  • sisiberita.id
  • jakartavnews.com
  • wartafokus.com
  • pantaumedia.com
  • rilisutama.com
  • suaraperistiwa.com
  • stasiunfakta.com
  • kabartajam.com
  • wawasanberita.com
  • sinyalberita.com
  • penanasional.com
  • medianalar.com
  • metronarasi.com
  • publikraya.com

Kategori

  • Kepri
  • Lifestyle
  • Metro
  • News
  • Olahraga
Bicara Publik

© 2025 Bicarapublik.com - Seluruh hak cipta dilindungi undang-undang.

Informasi Kami

  • Home
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi

Media Sosial

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Metro
  • Kepri
  • Olahraga

© 2025 Bicarapublik.com - Seluruh hak cipta dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In