Ratusan pelari berkumpul di Lapangan Fasharkan Mentigi, Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, pada Minggu (26/10) untuk memeriahkan Fun 5KitaRun Tanjung Uban 2025. Event tahunan ini berhasil menarik sekitar 300 peserta dari berbagai daerah di Kepulauan Riau, menciptakan atmosfer penuh semangat dan kebersamaan.
Ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi lari biasa, tetapi juga sebagai momen penting untuk mempererat hubungan antara Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) dan masyarakat. Kolonel Laut (T) Fiqri Dzikri, Kepala Fasharkan Mentigi, menjelaskan bahwa kegiatan ini diadakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, menunjukkan komitmen untuk membangun sinergi melalui olahraga.
Antusiasme dan Peserta Yang Beragam
Sejak awal pelaksanaan, antusiasme masyarakat terlihat jelas. Setiap sudut lapangan dipenuhi oleh pengunjung yang tidak hanya merupakan peserta, tetapi juga keluarga dan teman-teman yang datang memberi dukungan. Fun 5KitaRun bukan hanya sekedar lomba, tetapi juga menjadi ajang kumpul-kumpul yang mempererat tali persaudaraan di antara warga dan komunitas lari.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bintan, Arief Sumarsono, juga mendorong pernyataan bahwa jenis kegiatan ini memperkuat citra Bintan sebagai destinas wisata olahraga. Dalam pandangannya, event lari menghadirkan daya tarik tersendiri, tidak hanya bagi para pelari lokal, tetapi juga wisatawan yang mencari pengalaman unik di Bintan. Konsep sport tourism diharapkan bisa mengoptimalkan potensi wisata serta membawa perekonomian daerah yang lebih baik.
Pengembangan dan Harapan untuk Masa Depan
Fun 5KitaRun Tanjung Uban diharapkan akan terus berkembang menjadi salah satu agenda sport tourism yang menarik perhatian lebih banyak peserta dari luar daerah. Penasehat Uban Runner Club, Rudi Hendratmo, mencatat tingginya antusiasme kalangan muda yang ikut berpartisipasi dalam lomba ini. “Kami berharap event ini dapat melahirkan bibit-bibit atlet yang berbakat,” ungkapnya. Hal ini menunjukkan bahwa olahraga bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk mencetak generasi muda yang sehat dan aktif.
Dalam analisis lebih luas, pelaksanaan event seperti Fun 5KitaRun bukan hanya memberikan momen kebersamaan, tetapi juga mempromosikan gaya hidup sehat di kalangan masyarakat. Pelatihan yang teratur dan motivasi untuk berlari bisa memicu perubahan positif dalam kebiasaan sehari-hari. Dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah dan komunitas, diharapkan ke depannya kegiatan semacam ini terus ada dan menjadi tradisi yang lebih mengakar.
Event ini juga menyediakan kategori yang bervariasi, memberikan kesempatan bagi berbagai kalangan untuk berpartisipasi sesuai kemampuan masing-masing. Dalam kategori umum putra, pemenang berhasil diraih oleh Rezcan Mass, diikuti oleh Samson dan Rony Abdullah Hasibuan. Di kategori umum putri, Risma Kiran Siregar menjadi juara, sementara Ratna Dewi Susanti dan Stefania Bonita Sawu Sijabat mengikuti di belakangnya. Untuk kelas master putra, Guntur berhasil meraih posisi pertama, diikut oleh Wahyu Hidayat dan Toto Priyanto. Sedangkan di kategori master putri, Rini Fitrinah, Lenti Marni, dan Rumondang Siallagan menjadi tiga terbaik.
Dengan strategi yang tepat dan konsistensi dalam pelaksanaan, Fun 5KitaRun Tanjung Uban diharapkan bisa menjadi salah satu event lari terakreditasi yang banyak dikenal. Event ini bukan hanya sekadar perlombaan, tetapi jembatan untuk menciptakan momen-momen berharga yang menghubungkan berbagai pihak dengan penuh suka cita.






