Keberanian dan semangat juang para atlet bulu tangkis asal Kabupaten Lingga semakin terasah menjelang ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) PBSI Kepri 2025 yang akan berlangsung di Tanjungpinang pada 17–19 Oktober mendatang. Sebanyak 13 atlet telah bersiap untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di event tersebut.
Dalam persiapan yang intensif, PBSI Kabupaten Lingga mengatur pemusatan latihan di GOR Wisma Ria Dabo Singkep. Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada teknik bulu tangkis, tetapi juga melibatkan aspek mental dan fisik untuk menghadapi tantangan di lapangan. Dengan demikian, para atlet dapat tampil maksimal ketika berkompetisi.
Fokus Persiapan Atlet di Kejuaraan Provinsi
Dalam latihan yang berlangsung selama beberapa minggu, para atlet difokuskan untuk meningkatkan daya tahan, kecepatan, dan ketepatan dalam setiap gerakan. Mereka juga menjalani latihan mental untuk mempersiapkan diri menghadapi berbagai situasi kompetisi. Latihan yang terstruktur ini bertujuan untuk meminimalisir kesalahan dan meningkatkan konsistensi saat bertanding.
Peluang di ajang ini dianggap penting bagi para atlet muda. Wakil Ketua PBSI Lingga, Dony Firmansyah, menekankan bahwa semester ini merupakan waktu yang krusial. “Seluruh atlet menunjukkan perkembangan yang baik, dan kami optimis mereka siap untuk bertanding,” ungkapnya. Dony juga menambahkan bahwa strategi tim ditujukan untuk membangun kepercayaan diri para atlet sebelum bertanding.
Strategi dan Kategori Usia dalam Kompetisi
Ketiga kategori yang akan diturunkan oleh tim PBSI Kabupaten Lingga adalah U-13, U-15, dan U-17. Meskipun bukan dianggap sebagai tim unggulan di kejuaraan ini, mereka tetap memiliki keyakinan bahwa kemampuan dan semangat para atlet dapat mengungguli prediksi tersebut. Dengan pelatih yang berpengalaman dan dukungan dari berbagai pihak, keseluruhan tim merasa percaya diri untuk bersaing dalam kompetisi.
Sebelum keberangkatan ke Tanjungpinang pada 16 Oktober, Dony mengimbau kepada para orang tua dan penggemar untuk memberikan dukungan moril. “Semua dukungan sangat berarti bagi kami. Kami berharap anak-anak Lingga bisa mengejutkan banyak orang dan membuat bangga daerah kita,” pungkasnya. Penutupan latihan pun ditandai dengan penguatan mental dan motivasi tinggi para atlet, agar mereka siap menghadapi tantangan yang akan datang.
Kejuaraan ini bukan hanya sekadar ajang untuk mencari trofi, tetapi juga sebagai momen penting untuk mengembangkan bakat dan kepercayaan diri para atlet muda. Dengan strategi dan persiapan yang matang, harapan untuk meraih hasil yang membanggakan semakin terbuka lebar.






